![]() |
| Ilustrasi |
SERPONG - Direktur Utama
(Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel, Dudung E Diredja mulai
ngantor di Ruko Bidex BSD, kemarin. Di hari pertama kerja itu, Dudung
mengevaluasi kinerja jajaran direksi.
Dudung E Diredja
menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB mulai rapat internal bersama Komisaris BUMD
Eutik Suarta. Dalam rapat hari pertama membahas soal kinerja diikuti Direktur
Keuangan dan Umum, Ruhamaben dan Direktur Operasional, Sugeng Santoso.
“Kami semua rapat bersama dengan
Bapak Eutik sebagai Komisaris. Rapat itu membahas tentang keberadaan BUMD saat
ini,” kata mantan Sekda Kota Tangsel
ini.
Termasuk membicarakan
bisnis plan yang sudah digarap sebelumnya. Ada beberapa yang sudah digarap
misalkan tentang pembentukan perusahaan air minum, perparkiran dan persampahan.
“Kami langsung membahas perencanan bisnis ke depan.
Kendati pada dasarnya baru serah terima produk yang sudah ada kepada kami,” tambahnya.
Pria berkacamata ini
menambahkan karena baru serah terima dan mendalami produk yang lama, maka
pihaknya belum melakukan pendalaman lebih jauh. Tapi setidaknya jajaran direksi
baru itu tengah mengetahui beberapa jenis usaha yang sedang digarap dari kepemimpinan
lalu.
“Ada beberapa misalkan PDAM sudah
masuk, sampah dan parkir yang akan dijadikan sebagai anak perusahaan. Apakah
ini sudah on the track atau belum kami perlu waktu,” kata Dudung.
Namun apabila memang
sudah sesuai, tentu akan dilanjutkan sampai berdiri anak perusahaan. Jika tidak
akan ada perbaikan-perbaikan, letak kekuranganya di mana itu harus dicari. “Target kami tiga tahun atau empat tahun ke depan
harus melahirkan beberapa anak perusahaan. Ini yang menjadi tujuan kami di
BUMD,” pungkas Dudung.
BUMD sebagai holding
company dari PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) harus mampu
membuat banyak perusahaan. Perusahaan yang profesinal dan murni swasta tidak
boleh ada campur tangan untuk direcoki.
“Perusahan-perusahaan yang ada di
bawah BUMD ini nantinya murni swasta. bekerja secara profesional dengan sumber
daya mumpuni di bidangnya,” imbuh ia.
Sebelumnya, Tokoh
masyarakat Tangsel, H Rasyud Syakir mengapresiasi terpilihnya Dudung E Diredja
menjadi Dirut BUMD. “Kami sangat
mengapresiasi Pak Dudung menjabat sebagai Dirut. Kami berkeyakinan beliau akan
mampu mengemban tugas itu, mengapa karena jika melihat ke belakang pengalaman
beliau di birokrasi cukup bagus,” tuturnya.
Rasyud menerangkan banyak
potensi yang digarap BUMD untuk mengembangbiakan anak perusahaan dalam
bidang-bidang tertentu seperti soal pasar, sampah, dan air bersih. “Amanat Perda BUMD memberikan kontribusi kepada
pemerintah daerah termasuk kesejahteraan masyarakat. Ini yang menjadi modal
penyemangat dalam mengembangkan BUMD ke depan,” pungkasnya.

