3 Tahun Target Lahirkan Anak Perusahaan

 Ilustrasi
SERPONG - Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel, Dudung E Diredja mulai ngantor di Ruko Bidex BSD, kemarin. Di hari pertama kerja itu, Dudung mengevaluasi kinerja jajaran direksi.

Dudung E Diredja menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB mulai rapat internal bersama Komisaris BUMD Eutik Suarta. Dalam rapat hari pertama membahas soal kinerja diikuti Direktur Keuangan dan Umum, Ruhamaben dan Direktur Operasional, Sugeng Santoso.

Kami semua rapat bersama dengan Bapak Eutik sebagai Komisaris. Rapat itu membahas tentang keberadaan BUMD saat ini, kata mantan Sekda Kota Tangsel ini.

Termasuk membicarakan bisnis plan yang sudah digarap sebelumnya. Ada beberapa yang sudah digarap misalkan tentang pembentukan perusahaan air minum, perparkiran dan persampahan. Kami langsung membahas perencanan bisnis ke depan. Kendati pada dasarnya baru serah terima produk yang sudah ada kepada kami, tambahnya.

Pria berkacamata ini menambahkan karena baru serah terima dan mendalami produk yang lama, maka pihaknya belum melakukan pendalaman lebih jauh. Tapi setidaknya jajaran direksi baru itu tengah mengetahui beberapa jenis usaha yang sedang digarap dari kepemimpinan lalu.

Ada beberapa misalkan PDAM sudah masuk, sampah dan parkir yang akan dijadikan sebagai anak perusahaan. Apakah ini sudah on the track atau belum kami perlu waktu, kata Dudung.

Namun apabila memang sudah sesuai, tentu akan dilanjutkan sampai berdiri anak perusahaan. Jika tidak akan ada perbaikan-perbaikan, letak kekuranganya di mana itu harus dicari. Target kami tiga tahun atau empat tahun ke depan harus melahirkan beberapa anak perusahaan. Ini yang menjadi tujuan kami di BUMD, pungkas Dudung.

BUMD sebagai holding company dari PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) harus mampu membuat banyak perusahaan. Perusahaan yang profesinal dan murni swasta tidak boleh ada campur tangan untuk direcoki.

Perusahan-perusahaan yang ada di bawah BUMD ini nantinya murni swasta. bekerja secara profesional dengan sumber daya mumpuni di bidangnya, imbuh ia.

Sebelumnya, Tokoh masyarakat Tangsel, H Rasyud Syakir mengapresiasi terpilihnya Dudung E Diredja menjadi Dirut BUMD. Kami sangat mengapresiasi Pak Dudung menjabat sebagai Dirut. Kami berkeyakinan beliau akan mampu mengemban tugas itu, mengapa karena jika melihat ke belakang pengalaman beliau di birokrasi cukup bagus, tuturnya.

Rasyud menerangkan banyak potensi yang digarap BUMD untuk mengembangbiakan anak perusahaan dalam bidang-bidang tertentu seperti soal pasar, sampah, dan air bersih. Amanat Perda BUMD memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah termasuk kesejahteraan masyarakat. Ini yang menjadi modal penyemangat dalam mengembangkan BUMD ke depan, pungkasnya.