![]() |
| Kemenkop-UKM : Mahasiswa Diminta Membuka Terobosan jadi Pengusaha |
TANGERANG, (KB).- Sekretaris
Jenderal Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM), Agus Muharram meminta
mahasiswa tidak lagi berorientasi kepada pencari pekerjaan saja tetapi juga
membuka terobosan usaha seperti menjadi pengusaha Ia mengatakan, ekonomi negara
manapun bisa maju bila didukung iklim usaha yang baik. Iklim usaha yang baik
sangat berkaitan dengan mentalitas berbisnis di kalangan generasinya.
"Maka itu, mahasiswa
sebagai generasi penerus, harus memiliki orientasi yang luas yakni tidak
sekedar mencari pekerjaan tetapi juga membuka lapangan kerja," katanya
dalam sambutan Pembukaan Awal Perkuliahan di kampus Universitas Mercu Buana
Jakarta, Senin (29/8/2016).
Menurut dia,
negara-negara maju memiliki jumlah pengusaha yang sangat besar. Dengan jumlah
pengusaha yang banyak itu mampu menyerap tenaga kerja banyak. Dampak ekonominya
pun terasa sangat cepat. Hal tersebut, lanjut dia dapat pula terjadi di
Indonesia.
Jika semua kalangan
mudanya berorientasi sebagai pengusaha. Dengan mengembangkan sektor ekonomi
riil sehingga roda ekonomi nasional pun melaju pesat. "Sudah waktunya mahasiswa
ini berpikir sebagai enterpreneur. Tidak lagi sebagai pekerja seperti yang
sebelumnya," ujarnya.
Apalagi saat ini
pemerintah, tambah Agus Muharram, terus memberikan perhatian kepada para pelaku
usaha dan koperasi. Para mahasiswa bisa mengambil peran dalam kegiatan
tersebut. Dengan mengembangkan usaha-usaha mandiri.
Peran pelaku usaha kecil
dan menengah serta koperasi telah nyata terbukti. Pada saat krisis ekonomi
beberapa tahun lalu, banyak perusahaan besar yang harus mengambil kebijakan
ekstrem. Ssdangkan sektor usaha kecil dan menengah serta koperasi justru tumbuh
pesat.
"Dari sisi ini sudah
terbukti kalau pelaku usaha kecil dan koperasi turut ambil peran dalam ekonomi
nasional. Maka kondisi itu akan lebih baik jika koperasi dan usaha kecil menengah
memiliki pelaku berpendidikan memadai," ucapnya.
Rektor Universitas Mercu
Buana Arissetyanto Nugroho menambahkan mahasiswa merupakan harapan bangsa
Indonesia. Keberhasilan memberikan pendidikan yang memadai bagi mahasiswa
menjadi aset luar biasa.
"Pendidikan memadai
itulah menjadi tanggung jawab yang harus mampu diwujudkan Perguruan Tinggi. UMB
berkomitmen mewujudkan tanggung jawab tersebut dengan mendidik 2.500 mahasiswa
di tahun ajaran ini," ujarnya.

