![]() |
| Ketua MPR RI Zulkifli Hasan |
JAKARTA - Ketua MPR RI
Zulkifli Hasan hadir dalam Forum Tionghoa Bersatu (Fortiber) untuk sekaligus
menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.
Dalam sambutanya,
Zulkifli berbagi cerita masa kecilnya yang hidup berdampingan dengan masyarakat
Tionghoa. Hal itu banyak mengajarinya langsung tentang nilai-nilai Bhinneka
Tunggal Ika dalam hidupnya.
"Perbedaan bukan
rasis, tapi harus dihormati. Memang kita beragam tapi ingat kita ini satu,
Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu harus respek dan hormat satu sama lain
karena kita adalah satu keluarga dari berbagai latar belakang," ujar
Zulkifli, Senin (29/8/2016).
Lebih lanjut dia
menekankan, setiap warga negara Indonesia (WNI) memiliki hak yang sama kendati
memiliki latar belakang yang berbeda. "Kita di ruangan ini dan di luar
sana, WNI dari mana pun, apa pun latar belakangnya boleh menjadi apa saja di
negeri ini. Punya hak yang sama," imbuhnya.
Dia juga mengimbau agar
seluruh warga Indonesia, termasuk etnis Tionghoa menjaga persatuan dan kesatuan
bangsa. Sebab hal itu akan membuat Indonesia semakin kuat dan besar.
"Kita harus
menghormati dan menghargai sesama di lingkungan sekitar. Gotong royong dan
kebersamaan. Itulah prinsip-prinsip dasar," tutupnya.

