Mendag Tanya Harga Daging Sapi di Pasar Modern BSD

 Mendag Tanya Harga Daging Sapi di Pasar Modern BSD
TANGSEL - Airin Rachmi Diany dan Dhony Rahajoe Managing Director Sinar Mas Land mengunjungi pedagang sayuran di Pasar Modren BSD, BSD, Minggu (7/8). Enggartiasto Lukita Mentri perdagangan Reshuffle kabinet Jokowi JK jilid II ini mengadakan kunjungan kerja disejumlah pasar di Tangerang untuk mengecek Stabilitas harga kebutuhan pokok. DemySanjaya/tangselpos

SERPONG - Pasar Modern BSD bakal menjadi percontohan untuk diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia. Itu terungkap ketika Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengunjungi pasar tersebut, kemarin.

Tiba di Pasar Modern BSD sekitar pukul 07.00 WIB, Enggartiasto didampingi Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Managing Director Sinarmas Land, H Donny Rahajoe sempat berkeliling dan berbincang ke beberapa pedagang.

Untuk itu Kementrian Perdagangan akan meminta masterplan Pasar Modern BSD untuk dilakukan pengembangan disejumlah daerah,ungkapnya.

Sementara, terkait kenaikan harga, Kementrian Perdagangan melihat saat ini masih ada harga-harga yang belum turun. Untuk itu pemerintah akan melihat cost structure, karena setiap mata rantai yang menyebabkan biaya ekonomi tinggi dan mengambil keuntungan terlalu berlebih akan dievaluasi ke depannya.

Di sisi lain harus ada keseimbangan antara barang impor dan juga barang lokal. Tentunya pemerintah akan mengedepankan produk-Produk lokal.

Riki Yakub (26), pedagang daging sapi di Pasar Modern BSD kepada Menteri Enggartiasto mengaku enggan menjual daging sapi impor di lapak miliknya. Sapi impor di sini kurang diminati, pembeli pada gak mau, ungkapnya.

Mesti terbilang lebih murah, pembeli di pasar modern lanjut Riki, lebih senang dengan sapi lokal segar bukan daging beku. Ketika ditanyai Mendag, Riki menerangkan daging sapi lokal yang dijualnya berkisar antara Rp 87 sampai 140 ribu.

Macam-macam Pak, kalau paha 140 ribu per kilo, kalau yang masih banyak gajihnya antara 87 sampai 90 ribu perkilo, tandas Riki yang sudah 8 tahun berjualan di tempat itu.

Pedagang daging ayam, Efendi mengaku penurunan harga ayam sudah berlangsung sejak empat hari kemarin. Baru empat hari ini turun, jadi 35 Sampai 38 rupiah sekilo kalau pas lebaran 40-45 perkilo, tandas Efendi.

Dia mengaku untuk pasokan daging ayam dirinya dan sejumlah pedagang ayam potong lainnya tidak mengalami gangguan. Pasokan aman, tidak ada kelangkaan, harga juga stabil kembali habis lebaran, paparnya.

Sementara, Walikota Airin Rachmi Diany mengaku Pemkot Tangerang Selatan sudah memiliki Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sehingga tim ini akan memantau situasi ekonomi.


Airin menerangkan jika ada kenaikan harga, maka akan dilakukan operasi pasar dan jika ada kelangkaan barang, maka akan segera diambil langkah-langkah strategis untuk mencegah kenaikan harga. Alhamdulillah aman dan stabil, ungkapnya.