![]() |
| Menpora Matangkan Rencana Pembangunan Olympic Center |
JAKARTA - Rencana
Kemenpora untuk membangun Olympic Center di Cibubur terus dimatangkan. Menpora
Imam Nahrawi memimpin langsung rapat dengan beberapa pejabat eselon I dan II
Kemenpora untuk membahas persiapan rencana pembangunan tersebut di ruang rapat
lantai III, Kemenpora, Jakarta, Senin (5/9).
Menpora mengatakan,
pemerintah harus memberi prioritas pada cabang olahraga potensial yang
mendapatkan medali di Olimpiade. Pembangunan harus secepatnya dilaksanakan dan
segera mungkin.
“Pelatnas akan kita pindahkan di
Olympic Center, Cibubur. Selain lapangan berlatih, pemerintah juga membangun
sarana dan prasarana pendukung, termasuk dokter dan fasilitas pendukungnya.
Kemenpora juga serius memerhatikan segi pendanaan. Sebab, kebijakan semacam ini
membutuhkan dukungan besar dari segi teknologi dan pembinaan. Proses
penyesuaian juga menyerap dana besar,” kata Menpora.
Menurutnya, tidak hanya
jadi tempat pemusatan latihan, Olympic Center ke depan bisa pula menjadi tempat
kunjungan yang memberi inspirasi bagi siswa SD, SMP dan SMA. “Nanti kita arahkan untuk melihat atlet yang sedang
berlatih. Hal ini akan menjadi motivasi bagi anak-anak sekolah SD SMP SMA yang
melihat kakaknya berlatih,”tambah Cak
Imam.
Sesmenpora Sakhyan Asmara
mengatakan, semangat untuk membangun Olympic Center itu secara internal sudah
dimulai. “Kita mulai dari Gedung Serbaguna
dan disitu akan dilakukan ground breaking (peletakan batu pertama). Saat
peninjauan lapangan setidak-tidaknya untuk sekarangsudah ada dua cabor yang
akan pindah ke Cibubur yaitu cabor panahan dan cabor angkat besi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua
Satlak Prima Ahmad Sutjipto seusai rapat mengatakan, untuk langkah pertama yang
akan menempati Olympic Center di Cibubur adalah cabang Angka Besi dan Panahan. “Kedua, nanti yang akan menusul dipindahkan ada
lima cabang olahraga yang masuk olympic yaitu karate, taekwondo, judo, tinju
dan gulat,” jelasnya.

