![]() |
| Cerita TNI AL soal Penemuan Frans dan Kode 4 Jari 'Saya Penumpang' Foto: Dok Marinir |
JAKARTA - Fransiskus
Subihardayan (22), penumpang helikopter yang hilang di Sumatera Utara,
ditemukan selamat setelah terapung di Danau Toba selama 3 hari. Berikut cerita
personel TNI AL yang ikut mengevakuasi Frans.
Selain tim dari
kepolisian, SAR, dan unsur terkait, TNI AL membentuk dua tim, yaitu tim darat
dan tim air. Tim darat dipimpin Letda Marinir Rano Gunawan. Tim ini bergerak
dari posko di Dermaga Hotel Wisata Bahari dengan menggunakan 2 unit truk dan
menyeberang dengan feri menuju Tomok, Pulau Samosir.
Pada saat bersaman, tim
air yang dipimpin Kapten Laut (T) Sigit dengan menggunakan satu unit speed boat
Hotel Wisata Bahari dan satu unit perahu karet Yonmarhalan I menyisir Danau
Toba menuju tempat yang diduga lokasi jatuhnya helikopter EC130 di perairan
Onan Runggu Kec. Nainggolan, Kab. Samosir.
Pada pukul 12.35 WIB, tim
air menginformasikan ke tim darat telah menemukan korban helikopter. Korban
dalam kondisi lemah, lalu dibawa ke dermaga feri Onan Runggu dan disambut oleh
tim darat.
"Setibanya di
dermaga, korban hanya mengisyaratkan kode dengan empat jarinya sambil berkata
saya penumpang, kemudian ia langsung pingsan," terang Letda Marinir Rano
Gunawan dalam keterangannya, Selasa (13/10/2015).
Kemudian korban segera
dievakuasi ke Puskesmas Onan Runggu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
(ear/try)
Sumber: Klik di sini!

