![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB).-Pasangan
calon Bupati dan Wakil Bupati Serang nomor urut 1, Tatu Chasanah-Pandji
Tirtayasa menyerahkan laporan awal dana kampanye senilai Rp1.829.647.500.
Sementara, LADK pasangan nomoer urut 2, Ahmad Syarif Syarif Madzkurullah-Aep
Syaefullah hanya Rp Rp70.000.000.Mereka menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye
kepada Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kabupaten Serang, Jumat (16/10/2015).
Penyerahan LADK pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Serang tersebut dibatasi
hingga pukul 16.00.
Anggota KPU Kabupaten
Serang, Abidin Nasar, menuturkan, pihaknya sudah menerima LADK yang disampaikan
kedua pasangan calon. Dalam Laporannya, kata dia, pasangan nomor urut 1
menyerahkan laporan dana kampanye senilai Rp 1.829.647.500 dalam bentuk uang
dan barang. Dengan rincian, Ratu Tatu Hasanah Rp 1.785.750.000 dan Pandji
Tirtayasa Rp. 43.897.500. Sedangkan pasangan Syarif - Aep menyerahkan LADK
Senilai Rp 70.000.000, dengan rincian Syarif Rp20.000.000 dan Aep
Rp.50.000.000.
“Sumbangan ini
hanya dari pasangan calon, tidak ada sumbangan dari partai politik pendukung
atau sumbangan perorangan dan lembaga berbadan hukum lain,”ujarnya.
Selain itu, Abidin menambahkan,
dalam tahapan selanjutnya Pasangan calon diminta melaporkan Laporan Penerimaan
dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) pada Desember mendatang. Dalam laporan
itu, nanti terdapat rincian penerimaan dan pengeluaran dana kampanye yang bisa
saja sumbangan partai politik dan sumbangan sah lainnya menurut hukum.“Yang penting tidak melebihi batas yang sudah kami
tentukan senilai Rp13,3 miliar tiap pasangan calon,” ujarnya.
Untuk tahapan
selanjutnya, KPU Kabupaten Serang segera bekerjasama dengan Kantor Akuntan
Publik (KAP) akan mengaudit seluruh laporan dana kampanye setiap
pasanganSementara itu, LO Pasangan Calon Syarif-Aep, Rahmat, mengatakan,
pihaknya melaporkan dana awal kampanye hanya yang bersumber dari calon.
Sedangkan untuk partai pendukung belum menyerahkan sumbangan.“ Ya kami menyerahkan LADK per tanggal 27 September
- 16 Oktober. Sumbernya hanya dari pasangan calon dari partai pendukung belum,
mungkin dalam waktu dekat,” ujar Rahmat.
Petahana Lebih Besar
Sementara itu, dari
Cilegon dilaporkan bahwa LADK pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota
Cilegon nomor urut 1, Sudamana-Marfi Rp570 juta. Dengan rincian, Sudarmana
sebesar Rp 470 juta dan Marfi Fahzan Rp100 juta. Sedangkan pasangan petahan
Tubagus Iman Ariyadi-Edi Ariadi lebih besar yakni senilai Rp 900 juta. Dengan
rincian, Tubagus Iman Ariyadi Rp500 juta, Edi Ariadi Rp300 juta, H. Rahmatullah
Mujib Rp50 juta dan Abdul Wakos Rp50 juta.
Berdasarkan pantauan, tim
pemenangan nomor urut satu yang diwakili oleh Khoirul Mustajib dan Handoyo tiba
lebih dahulu sekitar pukul 15.00. Perwakilan pasngan calon itu, diterima Pokja
kampanye Habibi Haliburton. “Pasangan nomor
urut 1 yang pertama datang sekitar pukul 15.10 WIB diwakili oleh Khoirul
Mustajib dan Handoyo, disusul pasangan nomor urut 2 pukul 17.15 WIB diserahkan
oleh bendahara tim Indah Primasari,”kata Habibi.
Dia menjealskan, laporan
awal dana kampanye tersebut berdasarkan PKPU No.8/2015 dan pasal 28 tentang
pelaporan sumbangan dana kampanye.“Ini adalah
kedua kalinya pelaporan dana kampanye, nanti finalnya tanggal 6 Desember
setelah rapat umum. Dan yang mengaudit adalah kantor akuntan publik,” jelas dia.Dalam aturan, jeals dia, ada sanksi
jika tidak menyerahkan pelaporan rekening dana kampanye berupa pembatalan
sebagai peserta pilkada serentak.
Untuk jenis sumbangan
terbagi-bagi, perorangan maksimal sebesar Rp50 juta dan badan atau kelompok
mencapai Rp500 juta. Berdasarkan kesepakatan masing-masing calon, sumbangan
dana kampanye dibatasi Rp7 miliar,”ujarnya.Seorang
tim sukses pasangan nomor uirut 1, Khoirul menjelaskan, perincian sumbangan
saat ini masih dari pribadi pasangan calon.
“Laporan yang
diserahkan jumlah total Rp 590 juta. Dengan rincian, yang pertama untuk
rekening dana awal kampanye Rp20 juta, sumbangan pribadi Pak Sudarmana Rp470
juta dan Pak Marfi Rp100 juta, jadi totalnya Rp590 juta. Sampai saat ini, kami
belum menerima sumbangan dari manapun,”ujarnya.
Sementara itu, bendahara
tim pemenangan pasangan nomor 2, Indah Primasari menyerahkan laporan awal dana
kampenya Iman-Edi senilai Rp 910. “Untuk pasangan
calon nomor urut 2, jumlahnya Rp 920 juta. Dengan rincian, awal dana kampanye
Rp10 juta, Pak Iman Rp500 juta, Pak Edi Rp300 juta, H. Rahmatullah Mujib Rp50
juta dan H. Abdul Wakos Rp50,”ucapnya.
Sumber: Klik di sini!

