![]() |
| Kepala Dinas Sosial
Provinsi Banten Nandy S Mulya |
SERANG - Dinas Sosial
(Dinsos) Banten menargetkan penyaluran program Jaminan Sosial Rakyat Banten
Bersatu (Jamsosratu) bagi 49 ribu rumah tangga sasaran untuk tahap III yang
ditarget tuntas pada November 2015."Kita tuntaskan bulan November ini
untuk tahap III atau tahap akhir bagi 49 ribu rumah tangga sasaran (RTS) yang
mendapatkan dana bantuan sosial tunai bersyarat tersebut," kata Kepala
Dinas Sosial Provinsi Banten Nandy S Mulya di Serang, Jumat.
Ia mengatakan, 49 ribu
RTS tersebut tersebar di 6 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Lebak 14.291 RTS,
Kabupaten Pandeglang 15.157, Kabupaten Serang 11.402, Kota Cilegon 2.950, Kota
Serang 4.200, dan Kota Tangsel 1.000 RTS.Penerima jamsosratu masing-masing
mendapatkan dana Rp2.250.000 per tahunnya. Dana tersebut dibayarkan dalam tiga
tahap selama satu tahun.
"Dibayar tiga tahap
dalam setahun, jadi Rp750 ribu per tahap. Sekarang tinggal pencairan tahap
terakhir. November ini ditargetkan pencairan tuntas," kata Nandy Mulya
didampingi Kabid Penyuluhan Dinsos Banten, Entin Oliantini. Ia mengatakan,
tahun 2016 jumlah penerima jamsosratu bertambah menjadi 54.000 RTS. Penambahan
tersebut karena pada 2016 Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang masuk dalam
program jamsosratu.
"Tahun 2015 ini kan
Kota dan Kabupaten Tangerang belum ada program jamsosratu. Di 2016 ada, 3.000
RTS di Kabupaten Tangerang dan 2.000 RTS Kota Tangerang. Kemudian 2017 nanti
RTS akan bertambah sesuai dengan pemutakhiran data BPS yang final 2015
ini," katanya Nandy mengatakan, jamsosratu merupakan satu dari sekian
banyak program di Dinsos Banten dalam upaya penanggulangan kemiskinan di
Banten.
Menurutnya, berdasarkan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, fungsi Dinsos
membangun tiga pilar, pertama perlindungan dan jaminan sosial, kedua
pemberdayaan sosial, ketiga rehabilitasi sosial. Pada program pemberdayaan
masyarakat miskin di antaranya melalui bantuan KUBE, stimulan usaha ekonomi
produktif, RTLH.
Selanjutnya, jaminan
sosial melalui replikasi PKH yaitu jamsosratu, jaminan sosial lanjut sosial,
jaminan sosial orang dengan kecacatan, bantuan subsidi panti, dan askesos
jaminan kesejahteraan sosial."Untuk rehabilitasi sosial yaitu melalui
pemberian bantuan kaki dan tangan palsu untuk penyandang cacat, pelatihan WTS,
pelatihan gelandangan dan pengemis," katanya.
Kepala Bidang Penyuluhan
Dinsos Banten Entin Oliantini mengatakan, Jamsosratu merupakan skema
perlindungan dan jaminan sosial dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui
pemberian bantuan sosial tunai bersyarat dan pertanggungan asuransi
kesejahteraan sosial kepada RTS yang telah ditetapkan berdasarkan data PPLS
tahun 2011.
RTS penerima Jamsosratu
yakni anggota keluarganya terdapat ibu hamil/menyusui/nifas, anak balita usia
0-5 tahun, anak yang sedang menjalani jenjang pendidikan SD/MI, anak yang
sedang menjalani jenjang pendidikan SMP/MTs atau anak yang sedang menjalani
jenjang pendidikan SMA atau sederajat.
Sumber: Klik di sini!

