Tarik Minat Investor, 20 Kawasan Industri Disiapkan

 Ilustrasi
SERANG, (KB).-Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan nilai investasi dengan menarik minat investor di Banten. Sebanyak 20 kawasan industri disebut akan dimaksimalkan guna menyedot investor menanamkan modalnya.

Provinsi Banten termasuk daerah yang memiliki kawasan industri yang cukup banyak. BKPMPT akan memaksimalkan 20 kawasan industri yang ada di Banten," kata Kepala BKPMPT Banten, Babar Suharso, Ahad (27/12/2015).

Dari 20 kawasan industri tersebut, lima di antaranya akan dijadikan kawasan industri primadona bagi investor. Lima kawasan industri tersebut yaitu kawasan industri Cikupa di Kabupaten Tangerang, Tekno Park di Tangsel, KIEC di Kota Cilegon dan dua kawasan lagi di Kabupaten Serang, seperti kawasan Modern Cikande dan Bojonegara.

"Saya juga akan meminta kepada BKPM RI dan pihak kabupaten/kota di Banten untuk bersinergi dalam mendukung nilai investasi yang ditargetkan, terutama target nasional, katanya.

Berdasarkan evaluasi tahun 2015 ini, nilai investasi di Provinsi Banten mencapai Rp 29,38 triliun. Nilai tersebut melampaui target yaitu Rp 13,4 triliun.Untuk target RPJMN, Pemprov Banten akan bekerja keras untuk mencapai target nasional, ucapnya.

Sementara itu, sebelumnya, Gubernur Banten Rano Karno menyatakan akan membawa sejumlah investor asal Jepang, untuk berinvestasi di Banten. Hal tersebut berdasarkan hasil kunjungan Rano ke Tokyo, Jepang beberapa waktu lalu. Ke Jepang itu sudah lama diagendakan. Dan kunjungan kemarin itu kunjungan balasan dalam rangka melakukan pembahasan terkait dengan reklamasi, pembangunan bandara dan lain-lain, kata Rano, beberapa waktu lalu.


Rano juga mengakui telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Pekerjaan Umum, untuk menjadikan Provinsi Banten masuk ke dalam salah satu dari sepuluh provinsi se-Indonesia yang menjadi pilot project pengelolaan sampah. Banten harus masuk ke dalam sepuluh besar se-Indonesia, sebagai pilot project pengelolaan sampah, baik pengelolaan sampah menjadi energi maupun pupuk kompos, katanya. 

Sumber: Klik di sini!