![]() |
| Kapolda Banten Brigjen
Pol Boy Rafli Amar |
SERANG – Selain menyoroti persoalan perusakan areal yang
akan dijadikan pabrik air minuman kemasan milik PT Tirta Fressindo Jaya (Mayora
Grup) di Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kapolda Banten
Brigjen Pol Boy Rafli Amar juga menyikapi soal kepulangan warga Gerakan Fajar
Nusantara (Gafatar).
Kapolda mengaku
menyiapkan pengamanan khusus dalam pelaksanaan kepulangan warga Eks Gafatar ke
sejumlah daerah diwilayah Hukum Polda Banten.Pelaksanaan pengamanan itu sendiri
tidak hanya dilakukan oleh petugas dari Polda Banten. Namun hingga polres dan
polsek di wilayah hukum Polda Banten.” Ini dilakukan
agar tidak ada insiden yang tidak diinginkan saat mereka (eks Gafatar, red)
kembali,” kata Kapolda di aula serba guna Mapolda Banten.
Selain itu, Kapolda juga
sudah mengimbau masyarakat untuk menerima kembali kehadiran warga eks Gafatar
ke tengah-tengah masyarakat. Imbauan ini diberikan mengingat adanya sejumlah
titik yang menolak kehadiran warga eks Gafatar.“Masyarakat sudah kita imbau untuk menerima kembali kehadiran mereka. Kita
sudah himbau ke seluruh penjuru wilayah Hukum Polda Banten,” katanya.
Terpisah, Kasie Intel
Kejari Serang Eka Nugraha mengendus 27
warga Kota/Kabupaten Serang diduga bergabung dengan kelompok Gafatar. Hingga
saat ini belum diketahui keberadaan ke 27 warga Serang tersebut. “Informasi intelijen kita ada sedikitnya 27 orang
yang bergabung dengan Gafatar. Namun kita belum dapatkan jejak mereka,” kata Eka.
Sumber: Klik di sini!

