Mahasiswa Asal Banten Gelar 'University Day Out'

 Ilustrasi
SERANG - Ratusan mahasiswa asal Provinsi Banten dari sekitar 23 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia menggelar University Day Out (UDO) di lapangan Masjid Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Minggu.Kegiatan tersebut dalam upaya mendorong minat siswa atau lulusan SMA/SMK dan MA di Banten, melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT).

Mengingat para mahasiswa menilai angka putusan sekolah terutama tingkat SMA di Banten masih tinggi.Ketua Panitia UDO Banten, Arjuna mengatakan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, angka partisipasi pendidikan di Banten sekitar 17,73 persen di umur 19-24 tahun. Pihaknya menilai angka partisipasi pendidikan tersebut masih terlalu kecil.

"Dari hasil riset kecil-kecilan kami, kesadaran untuk pendidikan agak susah, dari segi motivasi kurang dan informasi kurang. Ada beberapa alasan kenapa angka partisipasi pendidikan di Banten masih rendah," kata Arjuna.

Dalam kegiatan UDO tersebut, sejumlah kampus ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta),  Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Sriwijaya (Unsri), Institut Pertanian Bogor dan sejumlah universitas lainnya, membuka stand mempromosikan kampusnya masing-masing.

Kegiatan tersebut dalam rangka sosialisasi keberadaan perguruan tinggi bagi siswa-siswi SMA sederajat yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT).Para mahasiswa dari delegasi kampusnya masing-masing, berlomba-lomba menjelaskan kampus mereka kepada para pengunjung yang sebagian besar anak-anak sekolah SMA.

Mereka juga menjual sejumlah pernak-pernik khas kampusnya masing-masing."Kita berharap, dengan adanya acara ini banyak adik-adik kita yang melanjutkan sekolah," kata Arjuna.Kegiatan tersebut diisi dengan tiga kegiatan utama diantaranya 'road show' ke 60  SMA di Banten, kemudian Special Student (SS) melalui try out' untuk mencari siswa di Banten yang punya akademik bagus tapi terbentur dengan biaya.


"Melalui try out ini nanti kita kasih beasiswa, bagi adik-adik yang memiliki prestasi namun terbentur kondisi ekonomi," katanya.