Rencana Elevasi Tol Gerem Merak Dikaji

 Ilustrasi
CILEGON Upaya pemerintah untuk menghubungkan pulau Jawa dan Sumatra melalui rencana infrastruktur prioritas baik Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan Jalan Tol Jawa akan didukung sepenuhnya oleh pengelola tol. Badan usaha pegelola Tol di Tangerang Merak, PT Marga Mandala Sakti saat ini tengah melakukan suatu kajian untuk membuat rencana awal guna menghubungkan jalan bebas hambatan mulai dari pintu tol Merak, Kelurahan Gerem hingga akses langsung ke Pelabuhan Merak.

Direktur Operasional dan Teknik PT. Marga Mandala Sakti, Sunarto Satrowiyoto disela-sela kegiatan peresmian dan syukuran kantor baru gerbang tol Merak dan Cilegon Timur di Kantor MMS Gerbang Tol Merak, Cilegon, Selasa (12/4) membenarkan ada rencana besar pemerintah pusat untuk menghubungkan akses jalan tol dari pulau Jawa ke pulau Sumatera.

Memang benar ada wacana muncul dari badan perencanaan infrastruktur, Kemen PU Pera untuk membuat jalan dari pintu tol ini di Gerem sampai ke pelabuhan Merak. Modelnya saat ini sedang kita kaji, ungkapnya.

Sunarto mengemukakan, rencana pemerintah yang akan membangun tol itu dari Gerem hingga Pelabuhan Merak lewat perpanjangan tangan MMS masih dalam kajian dan koordinasi dengan berbagai Kementrian terkait. Upaya koordinasi itu perlu dilakukan mengingat pembangunan tol sepanjang kurang lebih 3 kilometer itu berimplikasi pada pengembangan kor bisnis MMS.

Memang untuk traffic ke Merak, kita sangat tergantung. Saat ini tidak terlalu banyak, tetapi kita MMS bersedia untuk melakukan pembangunan itu. Apakah itu akan digabung dengan bisnis kita atau tidak, kita sedang menungggu pemerintah, tindakan lanjutnya seperti apa, tuturnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Hukum dan Humas PT MMS, Indah Permanasari mengatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah atas rencana pembangunan infrastruktur Jalan baik lewat program jalan Tol Trans Sumatera dan Jalan Tol Jawa Merak Surabaya. Beberapa kajian yang dilakukan pihaknya, kata Indah, telah dilakukan dengan membuat kajian pembangunan tol dari Gerem hingga Pelabuhan Merak, salah satunya akan memungkinkan dengan pembangunan tol diatas Jalan Raya Cikuasa Atas.

Masih berbagai pilihan design, tetapi ada kemungkinan pilihan utama, kita bangun elevasi jalan. Jadi kondisi warga setempat, tidak banyak terambil ruas tol itu. Kita coba ambil opsi seminal mungkin, yang menggunakan akuisisi land (pembebasan lahan). Entah jalannya ditinggikan, atau cukup kita bangun tiang-tiang diatasnya jalan tol, tuturnya.


Pilihan lain, kata Indah, dapat juga dilakukan dengan membuka jalan baru yakni dengan menggunakan lahan yang dimiliki negara sebagai bentuk kerjasama bisnis yang akan dilakukan. Opsi itupun, masih terus dikaji pihaknya dengan melihat pertimbangan bisnis yang dilakukan MMS.Ada juga opsi membangun jalan baru, tetapi bilamana hal itu menimbulkan hambatan yang besar kenapa harus kita pilih. yang kita tahu juga, ke arah Merak ini masih banyak tanah negara. Tapi pada dasarnya, jika membangun itu dengan menggunakan lahan milik negara, kita seminimal mungkin untuk melakukan pembebasan lahan, tandasnya.

Sumber: Klik di sini!