![]() |
| Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat |
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat
menyatakan pihaknya mendukung perampingan PNS DKI Jakarta. Menurutnya, dalam
sebelas tahun terakhir sebenarnya telah terjadi penyusutan jumlah SDM dari
lebih 100 ribu orang, kini menjadi 72.967 pegawai.
Namun, menurutnya, angka
itu pun masih dirasa terlalu banyak, sehingga perlu dirampingkan lagi. “Saya mendukung perampingan PNS agar pekerjaan
lebih efektif dan mengurangi pemborosan,” ujar Djarot
di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/7).
Masih banyak instansi
yang pegawainya melebihi tingkat pekerjaan dari instansi tersebut. Djarot mencontohkan PNS, saat kemarin melakukan
sidak di bagian umum sekeretariat dewan
(Setwan) di DPRD DKI.
“Saya kaget,
ternyata di sana ada 153 PNS. Padahal jumlah anggota dewan yang harus dilayani
hanya 106. Ini kelebihan dan harus dikurangi,” ungkap Djarot.
Dia meminta kepada Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengurangi kelebihan SDM di instansi tersebut. “Kalau ada SKPD yang kekurangan SDM, lebih baik
diambil dari sini,” katanya.
Sekedar tambahan
informasi, data dari BKD DKI pada tahun 2016, jumlah PNS yang bekerja di
lingkungan Pemprov DKI mencapai 72.697 orang.
Jika dibandingkan periode 2005 lalu, jumlah pegawai yang ada saat ini telah
mengalami penyusutan.
“Tahun 2005, jumlah PNS-nya lebih dari 100 ribu orang,” papar Djarot. Penyusutan rata-rata dari proses alami yakni pensiun.

