![]() |
| Presiden Joko Widodo (Jokowi) |
JAKARTA - Presiden Joko
Widodo (Jokowi) melantik Komisaris Jenderal Polisi Tito Karnavian sebagai
kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi
Badrodin Haiti. Tito Karnavian dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara
Jakarta, Rabu (13/7) dan langsung menyandang bintang empat di pundaknya.
Perwira Polri Angkatan
1986 itu dilantik melalui Keputusan Presiden Nomor 48/Polri/2016 tentang
pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
Tito setelah diambil
sumpahnya secara Islam kemudian menandatangani berita acara pengangkatan
Kapolri dengan saksi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan
(Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan.
Presiden dalam kesempatan
itu mengucapkan selamat atas pelantikan Tito sebagai kapolri yang dianggapnya
telah diberi amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab oleh negara untuk
memastikan, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Saya minta saudara
fokus pada dua hal, pertama jaga persatuan, kekompakan, soliditas internal
Polri," katanya.
Hal kedua pesan Presiden
yakni melakukan reformasi secara menyeluruh dan konsisten dalam tubuh Polri.
Hadir dalam pelantikan
tersebut sejumlah tokoh dan pejabat termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan
Presiden Megawati Soekarnoputri, pendiri Partai Nasdem Surya Paloh, para
pemimpin lembaga tinggi negara, dan para menteri Kabinet Kerja.

