![]() |
| Ilustrasi |
TANGERANG - Aparat
Kepolisian Sektor (Polsek) Batuceper menangkap salah satu anggota komplotan
begal berinisial OPST (39) yang sebelumnya membunuh pengendara motor, Rifki
Setiawan, di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper,
Kota Tangerang pada Jumat (12/8/2016) lalu.
Kapolsek Batuceper Kompol Sugiyo
mengatakan, tersangka OPST beraksi bersama dua adik iparnya, SLH (20) dan SMI
(25). "Ketiganya yang merupakan kelompok lampung ini tidak segan membunuh
korban jika melawan," katanya kepada wartawan, Selasa (6/9/2016).
Sebelumnya mereka beraksi
di Jalan Benteng Betawi sekitar pukul 01.00 WIB. Dengan menggunakan sepeda
motor, mereka berboncengan bertiga, memepet korban Rifki yang mengendarai
sepeda motor satria FU nopol B-3751-CCD.
"Kemudian mereka
mencoba merampas sepeda motor korban, tapi korban melawan. Lalu tersangka SLH
langsung menikam korban di leher dan punggung dengan pisau dapur," kata
Kapolsek.
Setelah terkapar, SLH
bersama SMI membawa kabur motor dan HP korban. Sementara korban ditinggalkan di
lokasi hingga akhirnya tewas di tempat. "Korban tewas karena kehabisan
darah akibat luka tusuk yang cukup dalam," jelas Kapolsek.
Sementara Kanit Reskrim
Polsek Batuceper IPTU Imron Mas'adi menjelaskan, penangkapan tersangka berawal
dari hasil penyelidikan mendalam hingga mengarah ke tersangka OPST.
"Setelah
keberadaannya diketahui, kita langsung menangkap tersangka di Kampung Tegal
Alur, RT 3/12, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada
Sabtu (27/8/2016). Tersangka ketika itu sedang bersantai bersama istrinya di
rumah," katanya.
Di rumah tersangka,
polisi menemuka barang bukti satu buah pisau dapur yang digunakan untuk menikam
korban serta plat nomor sepeda motor korban. Dari keterangan pelaku, diketahui
dua pelaku lainnya telah membawa motor hasil rampasan ke daerah Lampung.
"Kami masih melakukan pengejaran terhadap tersangka SLH dan SMI,"
ujarnya. Diduga para pelaku melakukan aksi begal lebih dari sekali. Peran SLH
selaku pengeksekusi, SMI dan OPST joki yang membawa motor. Pihak kepolisian
masih menyelidiki lebih dalam kasus tersebut.

